Kebayoran Baru adalah kawasan hunian terencana pertama di Indonesia, dibangun era 1950-an sebagai "garden city" Jakarta Selatan oleh pemerintah kolonial Belanda. Dengan jalan-jalan lebar berpohon rindang, blok residensial yang teratur, dan kedekatan dengan pusat bisnis Sudirman-Senayan, Kebayoran Baru tetap menjadi salah satu alamat paling bergengsi di ibu kota setelah lebih dari tujuh dekade.
Properti dijual di Kebayoran Baru mencakup rumah mewah di Blok M, Blok S, Gandaria, dan Melawai mulai Rp 3–20 miliar. Supply properti sangat terbatas karena tidak ada lahan pengembangan baru; nilai properti naik konsisten 8–12% per tahun menjadikannya investasi defensif paling solid di Jaksel. MRT jalur Lebak Bulus–Bundaran HI dengan stasiun Blok M dan Blok A menambah aksesibilitas signifikan.
Kebayoran Baru menawarkan ekosistem urban premium lengkap: Blok M Square dan Grand Indonesia terjangkau, RS Brawijaya, deretan kedutaan besar, sekolah internasional Lycee Francais, Pahoa, dan Deutsche Schule Jakarta, serta akses MRT langsung ke CBD Sudirman. Kawasan ini menjadi pilihan diplomat, eksekutif C-suite, dan generasi penerus keluarga elite Jakarta yang menghargai lokasi bersejarah dengan infrastruktur modern.