Pasar properti Jakarta di 2026 menunjukkan pemulihan signifikan setelah beberapa tahun stagnan. Permintaan rumah tapak di pinggiran Jakarta meningkat, sementara apartemen di koridor MRT dan LRT mengalami kenaikan harga 8–12% year-on-year. Berikut data harga terbaru yang dikompilasi dari ribuan listing di Rumatemu.
Ringkasan Harga Rumah Jakarta per Wilayah (2026)
| Wilayah | Harga Rumah Tapak | Harga Apartemen | Tren YoY |
|---|---|---|---|
| Jakarta Selatan | Rp 2,5–15 M | Rp 600jt–5 M | +9% |
| Jakarta Barat | Rp 1,2–8 M | Rp 400jt–3 M | +7% |
| Jakarta Timur | Rp 800jt–5 M | Rp 300jt–2 M | +6% |
| Jakarta Utara | Rp 1–6 M | Rp 350jt–2,5 M | +5% |
| Jakarta Pusat | Rp 3–20 M | Rp 800jt–8 M | +10% |
Jakarta Selatan — Primadona Investasi
Jakarta Selatan tetap menjadi area dengan harga tertinggi sekaligus permintaan paling konsisten. Kawasan Cilandak, Pondok Indah, dan Kebayoran Baru mendominasi transaksi premium.
Harga per Area
- Pondok Indah: Rp 50–200 juta/m²
- Kemang: Rp 35–80 juta/m²
- Cilandak: Rp 20–50 juta/m²
- Jagakarsa / Lenteng Agung: Rp 8–20 juta/m² (paling terjangkau di Jaksel)
- Pasar Minggu: Rp 12–25 juta/m²
Jakarta Barat — Pertumbuhan Tercepat 2025–2026
Kawasan Cengkareng, Kalideres, dan Kembangan menjadi favorit pembeli pertama berkat harga lebih terjangkau dan akses Tol Jakarta–Tangerang.
- Grogol / Taman Sari: Rp 20–45 juta/m²
- Puri Indah / Kembangan: Rp 18–35 juta/m²
- Cengkareng / Kalideres: Rp 8–18 juta/m² (entry level)
- Kebon Jeruk: Rp 22–50 juta/m²
Jakarta Timur — Area Terjangkau Terluas
Jakarta Timur menawarkan pilihan rumah tapak terbanyak dengan harga entry level mulai Rp 600 juta. Cocok untuk keluarga muda yang butuh ruang lebih luas.
- Cibubur / Ciracas: Rp 6–15 juta/m²
- Pondok Kelapa / Duren Sawit: Rp 10–22 juta/m²
- Matraman / Jatinegara: Rp 15–30 juta/m²
- Cipayung / Cipinang: Rp 5–12 juta/m² (termurah)
Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga 2026
- Ekspansi MRT dan LRT: properti dalam radius 1 km dari stasiun baru mengalami kenaikan 15–25%
- Program KPR subsidi diperpanjang: meningkatkan daya beli segmen menengah bawah
- Normalisasi kerja hybrid: permintaan rumah dengan ruang kerja meningkat 40%
- Keterbatasan lahan di dalam kota: supply terbatas mendorong harga naik
Prediksi Harga Properti Jakarta 2026–2027
Berdasarkan tren dan pipeline infrastruktur:
- Kenaikan rata-rata: 6–10% per tahun untuk area dalam kota
- Hotspot pertumbuhan: koridor LRT Jabodebek (Bekasi Barat, Ciracas), Koridor MRT Fase 3
- Area stagnan: beberapa kawasan Jakarta Utara dekat pantai (risiko banjir)
FAQ
Di mana area termurah beli rumah di Jakarta?
Jakarta Timur (Cipayung, Cipinang) dan Jakarta Barat (Cengkareng, Kalideres) menawarkan rumah tapak mulai Rp 600 juta–1 miliar. Untuk apartemen, Jakarta Utara dan Jakarta Timur paling terjangkau dengan harga mulai Rp 300–400 juta.
Apakah harga properti Jakarta akan terus naik?
Secara historis, properti di Jakarta naik rata-rata 6–8% per tahun dalam 10 tahun terakhir. Namun ada variasi besar per area. Kawasan dekat infrastruktur baru (stasiun MRT/LRT baru) cenderung naik lebih cepat.
Berapa harga rumah minimalis di Jakarta?
Rumah minimalis tipe 36/60 di Jakarta berkisar Rp 800 juta–1,5 miliar tergantung lokasi. Di Jakarta Timur dan Barat bagian selatan bisa ditemukan di kisaran Rp 700–900 juta.