Plered menjadi kawasan hunian sewa yang diminati oleh pengusaha batik, pengrajin, karyawan showroom batik, dan tenaga pemasar produk kerajinan Cirebon. Wisatawan dan pembeli batik yang datang dari luar kota untuk memesan batik dalam jumlah besar juga kadang menyewa penginapan atau rumah sementara di kawasan Plered selama proses produksi berlangsung.
Harga sewa ruko di kawasan Batik Trusmi berkisar antara Rp 8 juta hingga Rp 20 juta per tahun tergantung lokasi dan ukuran. Sewa rumah tinggal di Plered tersedia dengan harga Rp 700 ribu hingga Rp 2,5 juta per bulan yang sangat terjangkau. Kontrakan dan kost pekerja industri batik tersedia mulai Rp 300 ribu per bulan di lingkungan pengrajin batik tradisional Plered.
Keunggulan menyewa di Plered adalah akses langsung ke ekosistem industri batik Trusmi yang merupakan pusat kerajinan terbesar di Jawa Barat. Biaya hidup yang rendah dan komunitas pengrajin yang solid menciptakan lingkungan kerja dan sosial yang mendukung. Potensi bisnis di kawasan wisata belanja Batik Trusmi yang terus berkembang menjadikan Plered kawasan yang menarik untuk berinvestasi dan tinggal.