Penyewa di Kepanjen didominasi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipindah tugaskan ke kantor-kantor pemerintah kabupaten, tenaga kesehatan RSUD Kanjuruhan, serta guru dan kepala sekolah dari berbagai kecamatan. Selain itu, mahasiswa STIKES dan beberapa perguruan tinggi swasta di Kepanjen juga menjadi segmen penyewa yang signifikan. Keluarga yang pindah dari Malang Kota untuk mencari hunian lebih terjangkau juga banyak memilih Kepanjen.
Harga sewa di Kepanjen sangat terjangkau dan menjadi salah satu yang termurah di Malang Raya. Kamar kost sederhana mulai Rp 400–800 ribu per bulan, rumah kontrakan 2 kamar tidur Rp 1,5–2,5 juta per bulan, dan rumah keluarga dengan 3 kamar tersedia Rp 2,5–4 juta per bulan. ASN yang mendapat tunjangan perumahan dari pemerintah biasanya memilih rumah sewa berukuran sedang dengan fasilitas yang memadai dan keamanan lingkungan yang baik.
Keunggulan menyewa di Kepanjen adalah biaya hidup yang sangat rendah dibanding Malang Kota, sementara fasilitas terus membaik seiring perkembangan ibukota kabupaten. Lingkungan yang lebih tenang dan tidak macet memberikan kualitas hidup yang baik, terutama untuk keluarga. Akses ke Malang Kota tersedia dengan angkutan kota reguler. Bagi yang bekerja di pemerintahan kabupaten, menyewa di Kepanjen jauh lebih praktis dan hemat dibanding bolak-balik dari Malang Kota setiap hari.