Bandung adalah kota metropolitan terbesar ketiga di Indonesia dan salah satu pasar properti paling dinamis di Jawa Barat. Dengan populasi lebih dari 8 juta jiwa di Kawasan Metropolitan Bandung Raya, didukung industri manufaktur tekstil, pariwisata, dan ekosistem startup yang berkembang pesat, permintaan properti Bandung terus tumbuh konsisten.

Harga Rumah di Bandung 2026 per Wilayah

Wilayah Harga Rumah (per m² tanah) Karakter
Bandung Utara (Dago, Ciumbuleuit, Lembang) Rp 8–25 juta/m² Premium, udara sejuk, vila wisata
Bandung Barat (Cimahi, Padalarang, Batujajar) Rp 2–6 juta/m² Industri, perumahan terjangkau
Bandung Selatan (Buah Batu, Bojongsoang, Banjaran) Rp 3–8 juta/m² Berkembang, dekat tol Soroja
Bandung Timur (Arcamanik, Cibiru, Ujung Berung) Rp 2,5–7 juta/m² Menengah, perumahan cluster baru
Bandung Pusat (Dago Bawah, Sumur Bandung) Rp 10–30 juta/m² Komersial, ruko, strata tinggi
Cimahi Rp 2–5 juta/m² Penyangga, paling terjangkau
Panorama kota Bandung dengan kawasan perumahan dan properti modern

Harga Apartemen Bandung 2026

Segmen Harga per Unit Contoh Proyek
Studio / 1BR menengah Rp 200–500 juta Grand Kamala Lagoon, Podomoro Park
2BR menengah Rp 400–900 juta Mekarwangi Square, Bandung Icon
2–3BR premium Rp 900 juta – 2 miliar Trans Studio Residence, Kota Baru Parahyangan
Serviced Apartment / Luxury Rp 2–5 miliar+ Aryaduta Bandung, The Majesty

Kawasan Investasi Properti Terbaik di Bandung 2026

1. Kota Baru Parahyangan (KBP) — Bandung Barat

Kota mandiri seluas 1.250 hektar dengan konsep transit-oriented. Harga masih relatif terjangkau dibanding Bandung Utara, dengan potensi apresiasi tinggi seiring perkembangan infrastruktur. Yield sewa dari wisatawan cukup menarik untuk vila dan townhouse.

2. Buah Batu – Bojongsoang — Bandung Selatan

Area yang berkembang pesat berkat tol Soroja. Banyak cluster perumahan baru developer besar (Summarecon, Ciputra, Agung Podomoro). Harga masih lebih murah 20–40% dari Bandung Utara dengan aksesibilitas yang jauh membaik.

3. Dago – Ciumbuleuit — Bandung Utara

Primadona wisatawan dan ekspatriat. Vila dan guesthouse di area ini bisa menghasilkan yield sewa 12–20% dari penginapan harian. Harga tanah tertinggi di Bandung Raya, tapi permintaan juga paling stabil.

Perumahan cluster modern di kawasan Bandung Selatan dengan fasilitas lengkap

Faktor Pendorong Pertumbuhan Properti Bandung 2026

  • Tol Cisumdawu: Menghubungkan Cileunyi–Sumedang–Dawuan, mempersingkat waktu tempuh Bandung–Cirebon secara drastis dan membuka kawasan baru
  • Kereta Cepat Whoosh: Stasiun Tegalluar di Bandung Timur menjadi magnet pengembangan kawasan TOD baru
  • Bandara Kertajati: Mulai operasional penuh — membuka akses internasional dan mendorong properti di koridor Majalengka–Bandung Timur
  • Ekosistem startup dan kampus: ITB, Unpad, Telkom University menghasilkan demand sewa kos dan apartemen yang konsisten

Perbandingan: Bandung vs Bogor untuk Investasi Properti

Aspek Bandung Bogor
Harga rata-rata Rp 3–15 juta/m² Rp 2–10 juta/m²
Yield sewa (hunian) 5–8% 4–7%
Yield wisata (villa/airbnb) 10–20% 8–15%
Koneksi ke Jakarta ~2,5 jam (tol) / Whoosh 45 menit ~1 jam (tol)

Temukan listing properti terlengkap di Bandung Raya, dari rumah cluster, apartemen, hingga tanah kavling investasi di Rumatemu.com.

Blog Lainnya

Jual atau sewakan properti Anda lebih cepat dan muda deng Rumatemu sekarang!

Jual rumah, ruko, atau apartemen lebih cepat dan mudah — jangkau ribuan calon pembeli di seluruh Indonesia dengan Rumatemu.